Penggiling Vertikal Ultrafin Mengubah Proses Pembuatan Serbuk Grafit

1. Tuntutan Presisi dalam Aplikasi Grafit

Industri modern seperti baterai lithium-ion, polimer konduktif, dan bahan antarmuka termal memerlukan serbuk grafit dengan ukuran partikel D97 ≤5μm (saringan 2.500 mesh) serta kontrol morfologi yang ketat. Seri LUM Ultrafine Vertical Mill menawarkan kemampuan penyesuaian ukuran saringan antara 325 hingga 2.500 mesh, kapasitas produksi sebesar 1,6 hingga 15 ton per jam, dan konsumsi energi yang 45% lebih rendah dibandingkan sistem penggilingan jenis jet mill. Hal ini menjadikannya pilihan yang optimal untuk produksi grafit berkualitas tinggi.


Keunggulan Teknis

2. Keunggulan Teknis dari Mill Vertikal Ultrafine LUM

2.1 Inovasi Inti

  • Sistem Klasifikator MultRotorRotor berstruktur tiga tahap dengan pengaturan independen mampu mencapai keseragaman partikel hingga ±0,3μm.
  • Komponen Pengasah Non-MetalikBola keramik zirkonia (Nilai Mohs 8,5) mampu menghilangkan kotoran besi (konsentrasi <5 ppm).
  • Operasi Tekanan NegatifTingkat oksigen di bawah 8% mencegah oksidasi grafit selama proses pengolahan.

2.2 Perbandingan Kinerja

Parameter LUM1836 Mill Ball Konvensional
Penggunaan Energi (kWh/t @5μm) 280 520
Kontaminasi (Fe) <50 ppm 1.200 ppm
Jejak (m²) 22 45

Prinsip Kerja

3. Mekanisme Penggilingan Tingkat Lanjut

3.1 Proses Penyempurnaan Tiga Tahap

  1. Pemecahan primer (Primary Crushing)Pemecah pre-hidraulik mengubah partikel bahan dengan ukuran 0-20 mm menjadi partikel dengan ukuran 1-3 mm.
  2. Kompresi dengan RollerEmpat roda gerinda memberikan tekanan sebesar 8–12 MPa untuk mempertahankan struktur serpihan grafit (rasio aspek >15:1).
  3. Klasifikasi DinamisSistem klasifikasi aliran udara ini dapat menghilangkan partikel dengan ukuran >5μm secara real-time, sehingga mencapai tingkat rekirculasi udara <5%.

Studi Kasus

4. Kasus: Penggunaan LUM1836 dalam Produksi Anoda Baterai

4.1 Gambaran Umum Proyek

  • KlienJiangsu Graphite Tech Co., Ltd
  • TantanganMenghasilkan grafit berbentuk bola dengan ukuran 5μm untuk baterai kendaraan listrik (EV)
  • Sistem SebelumnyaRoller mill dengan biaya energi 580 kWh/t

4.2 Hasil Penggunaan LUM1836

Metrik Kinerja
Laju transfer data (Throughput) 12,8 ton per jam (D97=5,2μm)
Penghematan Energi 52% dibandingkan dengan mill jet
Kandungan Karbon 99,95% (0,03% abu)
LUM Ultrafine Vertical Mill
LUM Ultrafine Vertical Mill

Spesifikasi Model

5. Spesifikasi Teknis Seri LUM

Model LUM1525 LUM1632 LUM1836
Daya Pengelolaan (Host Power) 220–250 kW 280–315 kW 355–400 kW
Kapasitas (t/h) 1.6–11.5 2–13.5 2.3–15
Rentang D97 5–30 μm (325–2.500 mesh)

Tren Masa Depan

6. Solusi Pengolahan Grafit yang Siap Menghadapi Masa Depan

6.1 Teknologi Terkembang

  • Kontrol Morfologi yang Didorong oleh AIUmpan balik SEM (Scanning Electron Microscope) secara real-time memungkinkan penyesuaian profil tekanan rol.
  • Pengolahan dengan Atmosfer Hidrogen:Mengurangi penggumpalan partikel sebesar 70%.
  • Operasi yang Netral terhadap Emisi KarbonSistem hibrida surya (misalnya, array PV berdaya 300kW untuk LUM1836).

7. Seri LUM sebagai Standar Industri (Industry Benchmark)

Seri LUM Ultrafine Vertical Mill menciptakan standar baru dengan fitur-fiturnya yang unggul.Dengan kapasitas 15 ton per jam (t/h), bijih diproses menggunakan saringan berpori 2.500 mesh.Untuk mengonversi teks tersebut menjadi kode HTML yang valid, berikut penjelasannya:

1. Setiap tag HTML dimulai dengan tanda `<` dan diakhiri dengan tanda `>`.
2. Setiap elemen dalam HTML diapit oleh tag pembuka dan penutup yang sesuai. Misalnya, untuk tag `<h1>`, tag pembukanya adalah `<h1>` dan tag penutupnya adalah `</h1>`, yang digunakan untuk menampilkan judul besar.
3. Setiap atribut dalam sebuah tag dituliskan dalam tanda kurung oval `{}` setelah tag pembuka dan diikuti oleh nilai atribut tersebut, dipisahkan dengan tanda titik `(`
4. Untuk struktur data seperti daftar, digunakan tag `<ul>` (daftar tanpa peluru), `<li>` (judul daftar), atau `<ol>` (daftar berpeluru).
5. Untuk teks biasa, tidak perlu menggunakan tag khusus; cukup tuliskan teks di dalam bagian tubuh tag `<p>` (teks paragraf).

Berikut contoh konversi teks ke kode HTML:

“`html
<html>
<head>
<title>Contoh Halaman Web</title>
</head>
<body>
<h1>Ini adalah judul halaman web</h1>
<p>Ini adalah paragraf pertama.</p>
<ul>
<li>Poin pertama</li>
<li>Poin kedua</li>
</ul>
</body>
</html>
“`

Dalam contoh di atas, teks asli diubah menjadi kode HTML yang dapat ditampilkan di browser web.Emisi debu sebesar 20 mg/m³DanOtomatisasi proses penuhSeiring dengan meningkatnya permintaan untukGrafit berkualitas baterai dengan ukuran 3-5 μmDesain modular dan sistem pemeliharaan prediktif pintar dari LUM memastikan daya saing jangka panjang perusahaan.

Tips PelaksanaanLakukan pengujian terhadap kandungan kelembapan (<1% direkomendasikan) dan kekerasan (Mohs ≤3 merupakan tingkat optimal) untuk memaksimalkan efisiensi mesin LUM.

Back to top button